Palembang, Gajahmatinews.com
Anggota Komisi V DPRD Sumatera Selatan Muhammad Toha, memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026. Penegasan ini disampaikan guna meredam aksi panic buying yang sempat memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Sumsel.
Toha menyayangkan munculnya antrean tersebut yang dipicu oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab di media sosial.
“Pemerintah sudah menjamin harga tetap stabil. Jadi, kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu berbondong-bondong ke SPBU secara berlebihan. Stok nasional dalam kondisi aman dan terkendali,” tegas Toha, Rabu (1/4/2026).
Politisi PKS ini juga menambahkan bahwa ketenangan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, kepastian harga ini merupakan kabar baik bagi masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi global.
Selain meminta warga tenang, Toha juga mengusulkan langkah antisipatif jangka panjang melalui penghematan konsumsi energi. Salah satunya adalah wacana penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat.
“Jika ini diterapkan di Sumsel, kita bisa menekan konsumsi BBM hingga 18 persen. Ini adalah langkah konkret efisiensi yang bisa dilakukan pemerintah daerah,” pungkasnya. (hms/ADV).







