Palembang, Gajahmatinews.com
Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di kawasan Gandus, Palembang. Peristiwa tersebut menimpa seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban seorang pria tak dikenal yang mengenakan jaket ojek online.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel David Hardianto Aljufri mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat dan menangkap pelaku.
“Pimpinan dan anggota Komisi V DPRD Sumsel mengutuk keras kejadian ini. Kami meminta pihak kepolisian segera melakukan pengejaran dan menangkap pelaku,” ujar David, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, kasus ini tidak bisa ditoleransi karena menyangkut masa depan anak dan berpotensi menimbulkan trauma mendalam bagi korban. Menurutnya, pelaku harus diberi hukuman tegas agar menimbulkan efek jera serta mencegah kejadian serupa terulang.
“Diperlukan efek jera bagi pelaku, sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi,” kata politisi Partai Golkar tersebut.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak. Orang tua diminta lebih aktif memberikan edukasi kepada anak agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal.
Diketahui, korban berinisial PS (12) mengalami tindakan asusila pada Minggu (3/5/2026) saat hendak menonton hiburan tari India tidak jauh dari rumahnya.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan. Orang tua korban, AA (35), mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang dan berharap pelaku segera ditangkap serta dihukum setimpal.
“Saya mohon, kalau pelaku sudah ditangkap, berikan hukuman yang setimpal. Ini menyangkut masa depan anak,” tegasnya. (hms/ADV).







