Palembang, Gajahmatinews.com
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) resmi menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi 21 calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel periode 2025–2028. Agenda krusial ini dipastikan akan bergulir pada awal Mei 2026.
Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Meillinda, mengungkapkan bahwa penjadwalan tersebut sempat tertunda karena padatnya agenda internal dewan, termasuk pembahasan Panitia Khusus (Pansus) dan koordinasi intensif bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Pelaksanaannya kemungkinan awal Mei ini. Fokus kami adalah menjaring kandidat terbaik yang benar-benar memahami seluk-beluk dunia penyiaran untuk menakhodai KPID ke depan,” ujar Meillinda.
Meillinda menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara objektif. Aspek kompetensi dan integritas menjadi parameter utama dalam menilai setiap calon.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel M Anwar Syadat menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima daftar 21 nama peserta yang dinyatakan lolos tahap awal dari tim seleksi. Saat ini, mekanisme teknis pelaksanaan sedang dikonsultasikan dengan pimpinan dewan untuk dibahas secara kolektif.
“Harapan kami besar, mereka yang terpilih nanti bukan sekadar pengisi jabatan, tetapi figur yang memiliki kapasitas mumpuni dan mampu merepresentasikan fungsi KPID secara optimal bagi masyarakat Sumsel,” kata Anwar
Menepis isu miring seputar proses rekrutmen, Sekretaris Komisi I DPRD Sumsel Taufik Abdullah memberikan jaminan bahwa seleksi ini akan berlangsung transparan dan akuntabel. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik “titipan” dalam penentuan komisioner terpilih.
“Kami pastikan tidak ada titipan. Komisi I ini terdiri dari berbagai fraksi, sehingga setiap keputusan diambil secara bersama, lintas partai, dan berdasarkan objektivitas profesionalisme,” tegas Taufik.
Langkah ini diharapkan mampu melahirkan komisioner KPID yang profesional dalam mengawasi sehatnya ekosistem penyiaran di wilayah Sumatera Selatan selama tiga tahun ke depan. (hms/ADV).







