Pantau Kualitas Pendidikan, Komisi V DPRD Sumsel Cek Sarpras SMAN 1 Jejawi

KELAYAKAN SAPRAS---Rombongan Komisi V DPRD Sumsel menyisir ruang-ruang di SMAN 1 Jejawi untuk melihat langsung kelayakan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

OKI, Gajahmatinews.com

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kunjungan kerja (kunker) ke SMA Negeri 1 Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), untuk memantau langsung kelayakan sarana dan prasarana (sarpras) penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kunjungan itu bertujuan memastikan ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai serta menyerap aspirasi tenaga pendidik terkait kendala infrastruktur di sekolah menengah atas yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi V menyisir sejumlah ruang kelas, laboratorium, ruang guru, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk melihat kondisi riil di lapangan.

Ketua Komisi V DPRD Sumsel Alwis Gani, SE, MM, menegaskan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana yang layak merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

“Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan kompetensi pengajar, tetapi juga sangat bergantung pada kenyamanan dan kelayakan sarana belajar,” ujar Alwis di sela-sela peninjauan.

Alwis menambahkan, temuan dan inventarisasi masalah terkait kekurangan atau kerusakan fasilitas di SMAN 1 Jejawi akan dibahas secara detail bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel agar masuk dalam skala prioritas penganggaran.

“Aspirasi dari pihak sekolah, baik penambahan ruang kelas baru, perbaikan fasilitas laboratorium, maupun sarana penunjang lainnya, akan kami bawa ke forum rapat kerja rapat dengar pendapat (RDP). Kami ingin memastikan alokasi anggaran pendidikan tepat sasaran dan langsung menyentuh kebutuhan sekolah daerah,” tegasnya.

Anggota Komisi V DPRD Sumsel M Oktafiansyah, ST, MM, menyoroti pentingnya keadilan distribusi bantuan infrastruktur sekolah agar tidak terjadi kesenjangan antara sekolah di pusat kota dan kawasan kecamatan.

“SMAN 1 Jejawi ini memiliki potensi siswa yang cukup besar. Oleh karena itu, sarana dan prasarananya harus terus ditingkatkan agar para siswa dapat belajar dengan optimal dan memiliki daya saing yang sama,” kata Oktafiansyah.

Ia mendorong pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Sumsel aktif memutakhirkan data sarpras melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar pengusulan anggaran rehab maupun pengadaan sarpras baru berjalan cepat dan transparan.

Kunker ini disambut hangat jajaran sekolah dan majelis guru SMAN 1 Jejawi. Pihak sekolah berharap peninjauan ini membawa hasil konkret berupa percepatan pemenuhan sarpras demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) unggul di Kabupaten OKI. (hms/ADV).

Pos terkait