Dorong ‘Link and Match’, Komisi V DPRD Sumsel Soroti Peralatan Praktik SMKN 1 Indralaya Utara

MENINJAU---Anggota Komisi V DPRD Sumsel bersama pihak sekolah meninjau laboratorium komputer saat kunjungan kerja di SMK Negeri 1 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Ogan Ilir, Gajahmatinews.com

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke SMK Negeri 1 Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Peninjauan ini berfokus pada evaluasi kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) tempat praktik siswa serta penyelarasan kurikulum vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan wakil rakyat meninjau langsung sejumlah bengkel pelatihan, laboratorium keahlian, hingga fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM). Hal itu dilakukan untuk memastikan siswa mendapatkan pelatihan keterampilan dengan peralatan berstandar modern.

Ketua Komisi V DPRD Sumsel Alwis Gani, SE, MM, menekankan bahwa pendidikan kejuruan (SMK) memiliki karakteristik berbeda dibanding SMA umum. Keberhasilan lulusan SMK, kata dia, sangat ditentukan oleh modernisasi fasilitas praktik di sekolah.

“SMK dituntut melahirkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi. Ketersediaan alat praktik yang memadai dan relevan dengan teknologi industri saat ini menjadi kunci utama. Kami ingin memastikan peralatan praktik di SMKN 1 Indralaya Utara tidak tertinggal dari perkembangan di lapangan,” tegas Alwis.

Ia menambahkan, Komisi V berkomitmen mendorong alokasi anggaran yang berorientasi pada peningkatan kualitas vokasi, baik melalui APBD Provinsi Sumsel maupun pengawalan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

“Evaluasi sarpras ini akan menjadi bahan tindak lanjut kami bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel agar usulan peremajaan alat praktik serta perbaikan bengkel kerja di SMKN 1 Indralaya Utara masuk dalam program prioritas,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Sumsel H Alfrenzi Panggarbesi, SSi, menyoroti pentingnya penguatan kemitraan strategis antara sekolah dan sektor industri lokal maupun nasional. Menurutnya, pemenuhan sarpras harus berjalan seiring dengan program magang dan penyaluran tenaga kerja.

“Kecanggihan sarana sekolah akan berdampak maksimal jika diimbangi dengan link and match yang kuat bersama dunia industri. Kita tidak ingin ada mismatch, alat yang dipelajari di sekolah berbeda dengan yang digunakan industri saat ini,” ujar Alfrenzi.

Alfrenzi mendorong manajemen SMKN 1 Indralaya Utara terus berinovasi menggaet kerja sama dengan berbagai perusahaan, sekaligus mengoptimalkan potensi sekolah menjadi Pusat Keunggulan (Center of Excellence).

“Dengan sarpras yang mendukung dan sertifikasi kompetensi yang standar, lulusan SMKN 1 Indralaya Utara diharapkan mampu bersaing mengisi peluang kerja di Ogan Ilir maupun tingkat regional Sumatera Selatan,” pungkasnya.

Kunker Komisi V DPRD Sumsel ini disambut langsung Kepala SMKN 1 Indralaya Utara beserta jajaran dewan guru. Pihak sekolah mengapresiasi perhatian legislatif dan berharap kunjungan ini dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan fasilitas praktik demi mencetak sumber daya manusia (SDM) siap kerja. (hms/ADV).

Pos terkait