Komisi I DPRD Sumsel Gelar Uji Kelayakan Calon Komisioner KPID

UJI KELAYAKAN---Komisi I DPRD Sumsel melaksanakan Uji Kelayakan Komisioner KPID Sumsel.

Palembang, Gajahmatinews.com

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melanjutkan agenda krusial dalam dunia penyiaran daerah. Memasuki hari kedua, Komisi I menggelar Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) bagi para Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumsel periode 2025–2028 yang berlangsung di ruang rapat Komisi I DPRD Sumsel.

​Uji kelayakan ini diikuti oleh 21 kandidat yang sebelumnya telah dinyatakan lolos oleh Tim Seleksi (Timsel). Proses ini krusial demi menjaring komisioner yang berintegritas, netral, serta adaptif terhadap pesatnya perkembangan media digital saat ini.

​Ketua DPRD Provinsi Sumsel Andie Dinialdie memberikan perhatian penuh terhadap jalannya seleksi ini. Beliau menegaskan bahwa tantangan media penyiaran ke depan akan jauh lebih berat, sehingga Sumsel membutuhkan komisioner KPID yang tangguh dan visioner.

​”Kami di jajaran pimpinan DPRD Sumsel berharap penuh agar proses fit and proper test yang berjalan hingga hari kedua ini melahirkan figur-figur komisioner yang mandiri dan berwawasan luas. KPID bukan sekadar lembaga pengawas instansi penyiaran, melainkan benteng utama dalam memastikan masyarakat Sumatera Selatan mendapatkan konten informasi yang sehat, mendidik, dan terbebas dari intervensi politik maupun bisnis yang tidak sehat,” ujar Andie Dinialdie.

​Senada dengan Ketua DPRD, Ketua Komisi I DPRD Sumsel Hj Meilinda, menyatakan bahwa jalannya uji kelayakan di hari kedua ini semakin dinamis. Setiap calon dicecar pertanyaan mendalam terkait visi, misi, penguasaan regulasi UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, serta strategi mitigasi terhadap maraknya konten digital baru.

​Meilinda menjamin bahwa seluruh proses penilaian di Komisi I dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari praktik transaksional atau titipan kelompok tertentu.

​”Sejak awal, saya bersama rekan-rekan di Komisi I sudah berkomitmen bahwa kualitas adalah harga mati. Hari kedua ini kita melihat potensi-potensi besar dari para calon, dan kami pastikan tidak ada istilah ‘calon titipan’. Keputusan akhir nanti diambil secara kolektif kolegial antarfraksi demi menjaga marwah lembaga DPRD dan menghasilkan 7 Komisioner KPID Sumsel terbaik yang benar-benar kredibel, profesional, serta siap mengawal tata kelola penyiaran daerah menuju era digital,” tegas Meilinda.

​Sesuai jadwal, pasca rampungnya seluruh rangkaian fit and proper test ini, Komisi I DPRD Sumsel akan segera melakukan rapat pleno untuk menentukan nama-nama terpilih yang kemudian akan direkomendasikan kepada Gubernur Sumatera Selatan untuk dilantik secara resmi. (hms/ADV).

Pos terkait