Lampung, Gajahmatinews.com
Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperketat pengawasan terhadap efektivitas kontribusi dunia usaha bagi keuangan daerah melalui kunjungan kerja ke PT Semen Baturaja (Persero) Tbk di Lampung. Berbeda dari peninjauan rutin, agenda ini menekankan pada harmonisasi kebijakan fiskal dan integrasi potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor industri manufaktur strategis.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Sumsel, Tamtama Tanjung, SH, bersama jajaran anggota komisi. Rombongan diterima oleh perwakilan manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk dalam diskusi terbuka terkait strategi optimalisasi penerimaan pajak daerah, kewajiban retribusi, serta penguatan multiplier effect operasional korporasi bagi perekonomian Sumatera Selatan.
Ketua Komisi III DPRD Sumsel Tamtama Tanjung menegaskan bahwa di tengah dinamisnya kondisi fiskal daerah, keterlibatan aktif BUMN seperti PT Semen Baturaja dalam menopang struktur PAD menjadi krusial. Pengawasan legislatif diarahkan untuk memastikan seluruh potensi penerimaan daerah berfokus pada hasil yang terukur dan berdampak nyata.
”Kami hadir untuk memastikan adanya keselarasan antara ekspansi bisnis industri dan manfaat langsung bagi daerah asal. PT Semen Baturaja bukan hanya aset industri nasional, tetapi juga pilar penting perekonomian Sumatera Selatan,” ujar Tamtama.
“Melalui pengawasan fungsi anggaran dan penerimaan, kami mendorong optimalisasi kepatuhan pajak daerah, seperti Pajak Air Permukaan serta retribusi penggunaan fasilitas daerah, agar hasilnya kembali untuk pembangunan masyarakat Sumsel,” tegas Tamtama Tanjung.
Ia menambahkan, keterbukaan data dan kolaborasi yang erat antara BUMN dan DPRD Sumsel akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan anggaran daerah yang adaptif dan tepat sasaran.
Sementara itu, perwakilan manajemen PT Semen Baturaja (Persero) Tbk menyambut positif kunjungan serta masukan dari Komisi III DPRD Sumsel. Pihaknya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mematuhi regulasi daerah serta berpartisipasi aktif dalam mendorong pergerakan ekonomi regional.
”Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pengawasan konsisten dari Komisi III DPRD Sumsel. Bagi kami, kontribusi terhadap daerah baik melalui pemenuhan kewajiban perpajakan, keterlibatan tenaga kerja lokal, hingga program kemitraan UMKM dan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) merupakan komitmen prioritas. Sinergi ini memperkuat pijakan perusahaan untuk tumbuh beriringan dengan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ungkap perwakilan manajemen PT Semen Baturaja.
Melalui forum sharing opinion ini, Komisi III DPRD Sumsel dan manajemen PT Semen Baturaja sepakat untuk membentuk pola komunikasi berkala guna memantau perkembangan kontribusi sektor industri terhadap target PAD dan pemulihan ekonomi daerah secara mendalam. (hms/ADV).







