Baturaja, Gajahmatinews.com
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan kerja (kunjungan spesifik) ke PT Semen Baturaja Tbk di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi, pengawasan, serta optimalisasi sektor pendapatan daerah dari sektor pajak dan kontribusi finansial perusahaan.
Rombongan Komisi III DPRD Sumsel disambut langsung oleh jajaran manajemen PT Semen Baturaja Tbk. Pertemuan yang berlangsung hangat dan kondusif ini berfokus pada pembahasan beberapa instrumen pajak krusial serta kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Sumsel menyoroti beberapa poin penting terkait kewajiban perpajakan yang menjadi kewenangan daerah dan pusat, antara lain memastikan transparansi dan ketepatan penyetoran PBBKB atas operasional alat berat dan armada pengangkutan logistik yang digunakan perusahaan.
Berkoordinasi mengenai volume dan administrasi pemanfaatan air permukaan dalam proses produksi semen agar tetap sesuai dengan regulasi lingkungan dan target PAD (Pendapatan Asli Daerah).
Sinkronisasi data luas wilayah operasional dan fasilitas pabrik guna memastikan kewajiban PBB sektor Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan, dan Sektor Lainnya (PBB-P3) atau PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terpenuhi secara optimal.
Selain sektor pajak, Komisi III juga berdialog mengenai kontribusi finansial secara makro dari PT Semen Baturaja Tbk sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan.
”Kami mengapresiasi keberadaan PT Semen Baturaja Tbk yang selama ini menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi di Sumsel. Kunjungan ini bukan sekadar pengawasan, melainkan bentuk sinergi agar potensi pendapatan daerah, baik dari sektor pajak maupun kontribusi finansial lainnya dapat dioptimalkan demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar juru bicara Komisi III DPRD Sumsel di sela-sela pertemuan.
Pihak manajemen PT Semen Baturaja Tbk menyambut baik koordinasi ini dan menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang patuh pajak (tax-compliant) serta siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Sumatera Selatan.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat melahirkan regulasi dan pengawasan yang lebih efektif, sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara legislatif dan dunia usaha demi mendongkrak PAD Sumsel di masa mendatang. (hms/ADV).







