Palembang, Gajahmatinews.com
Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan M Yansuri, mendorong tenaga kesehatan (nakes) di wilayahnya untuk menangkap peluang karir di luar negeri.
Ia menekankan pentingnya menggunakan jalur resmi pemerintah guna menjamin keamanan dan perlindungan hukum bagi para pekerja.
Menurut Yansuri, melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel, saat ini terbuka lebar pintu kerja ke negara-negara maju seperti Jepang dan Jerman.
Permintaan tenaga kerja kesehatan di mancanegara diperkirakan mencapai 300.000 orang per tahun. Calon pelamar wajib memiliki kompetensi bidang kesehatan yang mumpuni serta penguasaan bahasa negara tujuan.
“Ada peluang besar, terutama di Jepang dan Jerman. Namun, syaratnya harus siap secara keterampilan dan bahasa,” ujar Yansuri, Rabu (11/2/2026).
Yansuri menegaskan bahwa keberangkatan melalui program resmi pemerintah memberikan keuntungan ganda bagi nakes. Selain proses penempatan yang terstruktur, negara memberikan perlindungan penuh selama pekerja berada di luar negeri. Bahkan, beberapa persyaratan administratif dan teknis kini difasilitasi langsung oleh pemerintah untuk memudahkan calon pekerja.
Peringatan Terhadap Jalur Ilegal
Ia juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak tergiur berangkat secara mandiri atau melalui agen tidak resmi (non-prosedural).
“Risiko berangkat tanpa jalur resmi itu sangat tinggi, mulai dari masalah hukum hingga ancaman perdagangan manusia dan eksploitasi. Harus melalui lembaga resmi agar hak-hak pekerja terlindungi,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat mengenai prosedur migrasi kerja yang aman, sekaligus memutus mata rantai penyaluran tenaga kerja ilegal di Sumatera Selatan. (hms/ADV).






