Soroti Ancaman Krisis Pangan, Komisi II DPRD Sumsel Dorong Ogan Ilir Jadi Lumbung Padi dan Modernisasi Agriculture

KUNKER---Kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ogan Ilir.

Indralaya, Gajahmatinews.com

​Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) menyambangi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ogan Ilir. Kunjungan kerja ini difokuskan pada penguatan ketahanan pangan daerah, efisiensi rantai pasok, serta dorongan mekanisasi pertanian guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim.

​Rombongan jajaran Legislatif Provinsi Sumsel diterima langsung oleh Kepala DKPP Ogan Ilir beserta jajarannya di Indralaya. Dalam dialog interaktif tersebut, kedua pihak menyoroti tantangan krusial petani lokal, mulai dari alih fungsi lahan, ketersediaan pupuk bersubsidi, hingga optimalisasi lahan rawa lebak yang menjadi ciri khas topografi Ogan Ilir.

​Perwakilan Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Selatan menegaskan bahwa Ogan Ilir memiliki posisi geopolitik pangan yang strategis karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Provinsi, Palembang.

​”Ogan Ilir bukan sekadar daerah pendukung, melainkan benteng pertahanan pangan utama bagi Sumatera Selatan. Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara konvensional di tengah tantangan cuaca ekstrem dan lonjakan harga pangan,” tegas perwakilan Komisi II DPRD Sumsel.

​”Fokus utama kami dalam kunker ini adalah memastikan program cetak sawah, optimalisasi lahan (optimasi), dan penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari provinsi benar-benar tepat sasaran. Kami juga mendorong DKPP Ogan Ilir memperkuat cadangan pangan pemerintah daerah (CPPD) agar harga komoditas pokok di pasar tetap stabil,” lanjutnya.

​Sementara itu, pihak DKPP Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan berbagai program prioritas yang sedang berjalan, seperti percepatan musim tanam, peningkatkan sarana irigasi perdesaan, serta pembinaan kelompok tani muda (petani milenial).

​Kunjungan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyelaraskan program prioritas pembangunan pertanian antara Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada penyusunan RKPD serta APBD mendatang. (hms/ADV).

Pos terkait