Kayuagung, Gajahmatinews.com
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) melaksanakan kunjungan kerja ke Pasar Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kunjungan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Sumsel Dra Hj Rita Suryani, MH, guna memantau secara langsung stabilitas harga bahan pokok, ketersediaan pasokan pangan, serta kondisi kelayakan fasilitas pedagang di kawasan pasar tradisional tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi II menyusuri sejumlah lokasi, mulai dari area sembako, daging, sayur-mayur, hingga lapak pedagang harian untuk memastikan kebijakan perekonomian daerah berjalan efektif hingga ke tingkat konsumen.
Rangkaian agenda peninjauan ini diawali dengan pemantauan langsung fluktuasi harga komoditas utama serta verifikasi kelancaran jalur distribusi barang. Selain itu, para anggota dewan berdialog interaktif bersama para pedagang pasar untuk mendengarkan kendala seputar omzet harian dan akses modal usaha. Rombongan juga mengevaluasi kondisi fisik sarana prasarana seperti drainase dan kebersihan lingkungan, yang nantinya akan diselaraskan bersama dinas teknis terkait guna merumuskan langkah penataan pasar yang lebih optimal.
Ketua Komisi II DPRD Sumsel Rita Suryani menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap pasar-pasar daerah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kelancaran rantai pasok.
”Kunjungan lapangan ke Pasar Kayuagung ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor perekonomian dan ketahanan pangan. Kami ingin memastikan pasokan bahan pokok untuk masyarakat OKI tetap aman dan harganya relatif stabil, tidak dibebani lonjakan yang memberatkan warga,” ujar Rita Suryani.
Ia juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana pasar yang dinilainya membutuhkan perhatian serta pembenahan secara berkelanjutan dari pemerintah daerah demi kenyamanan aktivitas jual beli.
”Selain masalah harga, kami juga menyerap aspirasi langsung dari para pedagang terkait fasilitas pasar. Infrastruktur yang bersih, aman, dan nyaman sangat penting agar pasar tradisional bisa bersaing dan tetap menjadi pusat penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten OKI,” tambahnya.
Seluruh hasil temuan dari agenda peninjauan harga, dialog aspirasi pedagang, hingga evaluasi fasilitas fisik di Pasar Kayuagung ini akan dirangkum menjadi poin rekomendasi strategis. Komisi II DPRD Sumsel selanjutnya akan membawa laporan tersebut dalam rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir guna mendorong langkah perbaikan konkret di masa mendatang. (hms/ADV).







