OKU Selatan, Gajahmatinews.com
Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Kunjungan lapangan ini dilaksanakan dalam rangka membahas serta mengevaluasi efektivitas inovasi perbankan digital dan sistem ketahanan siber guna mendukung akselerasi jaringan bisnis BSB di wilayah tersebut.
Rombongan Komisi III DPRD Sumsel diterima langsung oleh jajaran manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Muara Dua. Pertemuan ini berfokus pada pendalaman strategi digitalisasi transaksi perbankan, keandalan infrastruktur teknologi informasi (TI), hingga langkah preventif perlindungan data nasabah di daerah.
Ketua Komisi III DPRD Sumsel Tamtama Tanjung, SH, menegaskan bahwa transformasi digital di sektor perbankan daerah merupakan keharusan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan layanan keuangan bagi masyarakat. Namun, percepatan digitalisasi tersebut wajib diimbangi dengan sistem keamanan siber yang tangguh.
”Pengembangan inovasi perbankan digital harus berjalan seiring dengan penguatan ketahanan siber. Komisi III ingin memastikan bahwa seluruh transaksi digital Bank Sumsel Babel Cabang Muara Dua berjalan aman, andal, dan terhindar dari potensi kejahatan siber yang semakin kompleks. Kepercayaan nasabah adalah prioritas utama,” ujar Tamtama.
Pihak manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Muara Dua memaparkan berbagai program unggulan layanan digital yang saat ini terus diakselerasi, mulai dari optimalisasi mobile banking, perluasan jaringan QRIS, hingga penguatan infrastruktur jaringan di pelosok OKU Selatan. Di saat yang sama, penguatan proteksi data dan pemantauan sistem secara berkala terus ditingkatkan untuk meminimalisasi risiko gangguan siber.
Melalui evaluasi ini, Komisi III DPRD Sumsel mendorong BSB Cabang Muara Dua untuk terus memperluas jangkauan bisnis dan inklusi keuangan masyarakat daerah, sembari mempertahankan standar keamanan digital tertinggi sebagai bank pembangunan daerah tepercaya. (hms/ADV).







