Optimalkan PAD, Komisi III DPRD Sumsel Monitoring Progress Pajak Semester I di Samsat Lahat

KUNKER---Kunjungan Kerja (Kunker) ke Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel Wilayah Lahat I, Kabupaten Lahat.

Lahat, Gajahmatinews.com

​Dalam rangka mengoptimalkan dan mengevaluasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel Wilayah Lahat I, Kabupaten Lahat.

​Kunjungan kerja ini difokuskan pada monitoring dan evaluasi progress realisasi penerimaan pajak daerah sepanjang Semester I tahun anggaran berjalan.

​Rombongan Komisi III DPRD Sumsel disambut langsung oleh Kepala UPTB Bapenda Wilayah Lahat I beserta jajaran. Pertemuan yang berlangsung di aula kantor Samsat Lahat tersebut membahas secara mendalam mengenai grafik pendapatan, kendala di lapangan, serta inovasi pelayanan yang telah diimplementasikan.

​Pihak Komisi III DPRD Sumsel menegaskan bahwa monitoring ini sangat krusial untuk melihat sejauh mana target yang telah ditetapkan pada awal tahun dapat terealisasi menjelang pertengahan tahun. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih menjadi primadona sumber pendapatan yang disoroti.

​”Kami ingin memastikan bahwa mesin pendapatan daerah di Kabupaten Lahat ini berjalan optimal. Semester I adalah indikator penting. Jika ada deviasi atau target yang belum tercapai, kita harus segera cari solusinya bersama sebelum memasuki paruh kedua tahun anggaran,” ujar juru bicara Komisi III DPRD Sumsel di sela-sela kunjungan.

​Dalam kesempatan tersebut, Komisi III memberikan apresiasi terhadap kinerja UPTB Bapenda Lahat I yang terus berupaya meningkatkan kesadaran wajib pajak melalui berbagai program kemudahan. Namun, dewan juga memberikan beberapa catatan strategis.

Mendorong digitalisasi pembayaran agar masyarakat Lahat yang berada di pelosok kecamatan dapat membayar pajak tanpa harus datang ke kantor induk. Meminta optimalisasi jadwal Samsat Keliling (Samling) di titik-titik keramaian dan wilayah sentral perkebunan/pertambangan di Lahat.
Memperkuat koordinasi antara Bapenda, Satlantas Polres Lahat, dan Jasa Raharja guna meminimalisir angka kendaraan yang menunggak pajak.

​Menanggapi arahan tersebut, Kepala UPTB Bapenda Provinsi Sumsel Wilayah Lahat I menyatakan komitmennya untuk terus memacu kinerja kerjanya demi memenuhi, bahkan melampaui target Semester I yang telah dibebankan.

​Pihaknya juga berterima kasih atas masukan dan dukungan dari Komisi III DPRD Sumsel yang siap mengawal kebijakan anggaran demi peningkatan fasilitas pelayanan publik di kantor Samsat Lahat.

​Kunjungan kerja ini diakhiri dengan peninjauan langsung ke area pelayanan Samsat untuk melihat proses mekanisme pembayaran pajak dan berdialog singkat dengan sejumlah wajib pajak yang sedang mengurus administrasi kendaraan mereka. (hms/ADV).

Pos terkait