Sumsel Siaga Penuh Hadapi Mudik Lebaran 2026, Sekda Edward Candra Tekankan Mitigasi Bencana

RAPAT KOORDINASI--Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Bidang Operasional secara daring dari Mapolda Sumsel, Senin (2/3/2026). (FOTO: HUMAS PEMPROV SUMSEL).

Palembang, Gajahmatinews.com

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mulai mematangkan strategi pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Bidang Operasional secara daring dari Mapolda Sumsel, Senin (2/3/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini menjadi langkah krusial untuk menyelaraskan kesiapan TNI/Polri, kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah guna menjamin kenyamanan pemudik di tahun 2026.

Menko PMK Prof Dr Pratikno memaparkan data survei Kementerian Perhubungan yang mengestimasi pergerakan masyarakat mencapai 143,9 juta orang. Adapun puncak arus mudik diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026.

Selain volume kendaraan, tantangan utama tahun ini adalah faktor cuaca ekstrem. Mengingat masa mudik bertepatan dengan puncak musim penghujan, potensi bencana hidrometeorologi menjadi perhatian serius.

“Keselamatan jiwa adalah prioritas tertinggi. Kita harus memitigasi risiko kecelakaan, kriminalitas, hingga bencana alam secara terintegrasi,” tegas Pratikno.

Untuk mengantisipasi hambatan di lapangan, pemerintah menetapkan beberapa fokus utama. Yakni, Pembentukan Satgas Gabungan (Polri, BPBD, Basarnas, dan Dinas PU) di tingkat Polres. Targetnya, personel harus sudah berada di lokasi dalam waktu kurang dari 30 menit jika terjadi longsor atau banjir.

Screening ketat bagi pemudik sepeda motor. Pemerintah mengimbau warga menghindari mudik jarak jauh menggunakan motor, terutama yang membawa anak kecil, dan menyarankan pemanfaatan program mudik gratis. Dan optimalisasi 6.859 masjid sebagai tempat istirahat dan perlindungan bagi pemudik di sepanjang jalur mudik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk tidak meremehkan situasi. Rekayasa lalu lintas seperti contraflow atau one way harus diterapkan berdasarkan data real-time (V/C ratio).

“Tampilkan wajah Polri yang melayani. Lakukan penegakan hukum secara persuasif dan edukatif. Pastikan kehadiran negara dirasakan melalui pelayanan yang humanis,” ujar Kapolri.

Selain lalu lintas, Kapolri juga menyoroti peran Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM. Ia menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan praktik penimbunan yang mengganggu rantai pasok selama masa Lebaran.

Menutup rangkaian Rakor, Sekda Edward Candra bersama unsur Forkopimda Sumsel berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektoral di wilayah Sumatera Selatan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan suasana Idulfitri 1447 H yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang melintas maupun menuju Sumsel. #hms

Pos terkait