Sosok Pemersatu, Perjalanan Hidup Chairul S Matdiah Mirip Tokoh Jepang, Toyotomi Hideyoshi

“Berbeda dengan saya, Chairul langsung ke DPRD Sumsel dan terpilih tiga periode secara berturut-turut dan pernah menjadi pimpinan DPRD Sumsel. Sementara saya dua periode di DPRD Kota Palembang, kemudian satu periode di DPRD Sumsel,” kata politisi PKB ini.

Antoni mengatakan, Chairul adalah sosok yang tepat waktu atau ontime. Dia selalu datang sebelum waktu pertemuan.

“Kami kadang lupa saat melakukan janji bertemu, tapi beliau selalu mengingatkan sebelum waktu pertemuan, baik lewat WhatsApp atau by phone,” katanya.

Antoni menilai Chairul sebagai sosok yang visioner atau orang yang memiliki pandangan atau wawasan ke masa depan dan memiliki strategi yang tepat untuk langkah kedepannya.

“Kelebihan pacak ngomong (bisa berbicara-red) karena background (latar belakang-red) dari pengacara dan apa yang disampaikan dapat mempengaruhi pemikiran orang lain. Pak Chairul selalu mempelajari hal positif dan tidak sungkan memberi saran. Beliau orang yang sangat baik,” kata pria Pria kelahiran Banyuasin, 22 Desember 1963 itu.

Antoni juga menilai Chairul sebagai sosok yang gemar bersedekah, seperti berbagi nasi bungkus, membangun masjid dan bersedekah dalam bentuk materi.

“Sosok yang sangat dermawan dan gemar bersedekah dengan sebagian harta dan rezeki yang ia miliki,” katanya.

Sementara Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Periode 2004-2008 Sarjan Tahir, SE, MM, menilai Chairul sebagai sosok yang humble atau rendah hati dan rajin melakukan silaturahmi.

“Bung Chairul juga memiliki perhatian yang besar kepada sahabatnya. Juga memiliki jaringan komunikasi yang luas di tingkat elite politik, akar rumput di kota dan desa,” katanya. (csm)

Pos terkait