Sinergi Jaga Kondusivitas, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Hadiri Apel Kamtibmas Bersama Ojol dan Buruh

APEL---Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menghadiri kegiatan Apel Kamtibmas yang digelar bersama komunitas Ojek Online dan serikat buruh di Palembang.

Palembang, Gajahmatinews.com

​Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) Andie Dinialdie, SE, MM, menghadiri kegiatan Apel Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang digelar bersama komunitas Ojek Online (Ojol) dan serikat buruh di Palembang, Sabtu (7/3/2026).

​Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya menjelang agenda-agenda besar daerah.

Kehadiran tokoh nomor satu di DPRD Sumsel ini menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap terciptanya iklim sosial yang harmonis antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat pekerja.

​Dalam kesempatan tersebut, Andie Dinialdie memberikan apresiasi tinggi kepada para pengemudi ojol dan buruh yang dinilai sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi di Sumatera Selatan. Menurutnya, kelompok masyarakat ini memiliki peran strategis sebagai “mata dan telinga” di lapangan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan.

​”Rekan-rekan ojol dan buruh adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi ekonomi kita. Kehadiran mereka di ruang publik setiap hari sangat membantu dalam menciptakan rasa aman jika dibarengi dengan komunikasi yang baik bersama pihak kepolisian,” ujar Andie.

​Saat diwawancarai di sela-sela acara, Andie Dinialdie menekankan bahwa kondusivitas daerah adalah modal utama untuk pembangunan. Ia pun menyampaikan pesan khusus bagi para peserta apel.

​”Kami di DPRD Sumsel sangat mendukung inisiatif apel bersama ini. Stabilitas Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua. Saya berpesan kepada kawan-kawan ojol dan buruh, teruslah bekerja dengan semangat, namun tetap utamakan ketertiban di jalan dan lingkungan kerja. Jika ada aspirasi, sampaikanlah melalui jalur yang tepat dan konstitusional. Kami di DPRD selalu terbuka untuk berdialog demi kesejahteraan masyarakat Sumsel,” katanya.

​Kegiatan apel ini diakhiri dengan deklarasi damai dan komitmen bersama untuk menjaga Sumatera Selatan tetap zero conflict, guna memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat berjalan tanpa hambatan.

Dalam apel itu, Kapolri meminta Kapolda Sumsel untuk menyiapkan aplikasi panic button yang diperuntukkan bagi ojol.
Kapolri mengatakan para pengemudi ojol dapat menjadi mitra kamtibmas yang strategis. Ia berharap dengan adanya kemitraan tersebut dapat menekan angka kejahatan yang terjadi di lapangan.

“Saya minta teman-teman ojol bisa menjadi mitra kamtibmas strategis, dengan memberikan informasi secara cepat ke kepolisian dengan memanfaatkan layanan 110, ketika terjadi peristiwa kejahatan di jalan atau kejadian-kejadian yang membutuhkan kehadiran Polri secara cepat dilokasi,” katanya.

“Diharapkan dengan kemitraan ini bisa menekan angka kejahatan dan meningkatkan pengungkapan kejahatan yang terjadi di lapangan,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Sigit, buruh dan para pengemudi ojol dapat melakukan pemeriksaan maupun layanan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Ia sudah memerintahkan kepada para jajaran kepolisian untuk memberikan akses tersebut.

“Saya sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran kepolisian yang memiliki akses Rumah Sakit Bhayangkara, untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi rekan-rekan buruh dan ojol. Itu adalah bentuk kecintaan dari institusi Polri kepada teman-teman semua,” katanya. (hms/ADV).

Pos terkait