Palembang, Gajahmatinews.com
Forum Komunikasi Solidaritas Vendor Buruh Karyawan PT SLR (Servo Lintas Raya) dan PT SDJ (Swarnadwipa Dermaga Jaya) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel)
hadir sebagai fasilitator mencari solusi permasalahan para buruh.
“Demi nasib 15 ribu buruh pekerja, kami mengharapkan DPRD Sumsel mau hadir di tengah-tengah permasalahan menjadi fasilitator antara para pekerja dan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, untuk mencari solusi terbaik,” ujar Ketua Forum Komunikasi Solidaritas Vendor dan Buruh Karyawan PT SLR dan SDJ
Aka Cholik Darlin.
Cholik menyampaikan hal itu saat mendatangi DPRD Sumsel, Senin (12/1/2026). Kedatangan forum tersebut tidak lain adalah menyampaikan aspirasi dan kegelisahan yang disebabkan hadirnya kebijakan larangan melintas bagi kendaraan angkutan batubara di jalan umum, sehingga menimbulkan penghentian operasional perusahaan batubara di Sumatera Selatan.
”Tujuan kami datang ke DPRD Provinsi Sumatera Selatan, tidak lain adalah untuk menyampaikan aspirasi serta kegelisahan para vendor dan buruh perusahaan batubara yang dirumahkan akibat kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yang melarang kendaraan angkutan Batubara melintasi jalan umum,” katanya.
Dikatakannya, buruh tidak menentang apa yang telah menjadi kebijakan bagi masyarakat. Namun seharusnya kebijakan tersebut dikaji lebih dalam terutama dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.
”Meskipun apa yang telah diputuskan oleh Gubernur Sumsel demi masyarakat, tetapi tidak seharusnya mengabaikan nasib 15 ribu buruh perusahaan yang saat ini terpaksa harus dirumahkan. Tidak dapat dipungkiri di tengah perekonomian yang sulit seperti saat ini menjadi kesulitan tersendiri,” katanya.
Menutup perbincangannya, Aka Cholik yang didampingi Koordinator Aksi Taufik Efendi dan Koordinator Vendor H Fikri menanti jawaban Gubernur Sumsel terkait masalah tersebut.
”Meski ini bukanlah masalah yang mudah, namun kami memberikan waktu 3×24 jam bagi Gubernur Sumatera Selatan untuk melakukan diskusi ataupun memberikan jawaban solusi untuk masalah tersebut. Jika tidak ada tanggapan kami akan melakukan aksi damai di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan,” katanya.
Rombongan Forum Komunikasi Solidaritas Vendor Buruh Karyawan PT SLR dan PT SDJ diterima Anggota Komisi V DPRD Sumsel M Oktafiansyah, ST, MM.
“Apa yang disampaikan rekan-rekan buruh akan kami bahas dan disampaikan ke Gubernur Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Oktafiansyah. (hms/ADV).






