DPRD Sumsel Konsultasi ke KP2MI RI, Dorong Peluang dan Pelindungan Pekerja Migran Asal Daerah

KUNKER---Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) RI di Jakarta.

Jakarta, Gajahmatinews.com

​Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) RI di Jakarta. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka konsultasi serta pemetaan potensi dan peluang penyerapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumatera Selatan di pasar kerja global.

​Rombongan Komisi V DPRD Sumsel diterima langsung oleh jajaran pejabat KP2MI RI. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi pelatihan keterampilan, pelindungan hukum, hingga kemudahan akses informasi peluang kerja di luar negeri bagi masyarakat Sumsel.

​Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumsel Alwis Gani, SE, MM, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui jalur kerja luar negeri yang resmi dan aman.

​”Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar. Melalui konsultasi dengan KP2MI RI ini, kita ingin memastikan bahwa para calon pekerja migran asal Sumsel mendapatkan pelatihan yang sesuai standar internasional serta pelindungan hukum yang maksimal sejak dari daerah hingga negara tujuan,” ujar Alwis Gani.

​Lebih lanjut, Alwis menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan DPRD untuk memberantas praktik pengiriman pekerja migran secara non-prosedural (ilegal). Menurutnya, edukasi dan pendampingan di tingkat daerah menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak pekerja migran.

​”Kita tidak ingin ada lagi warga Sumsel yang menjadi korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) atau berangkat secara unprosedural. DPRD Sumsel bersama pemerintah daerah siap mendorong regulasi dan dukungan anggaran untuk memperkuat pusat pelatihan serta layanan satu pintu bagi calon PMI di Sumatera Selatan,” tambahnya.

​Melalui konsultasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan KP2MI RI, sehingga peluang kerja internasional dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja lokal yang kompeten dan tersertifikasi. (hms/ADV).

Pos terkait