Palembang, Gajahmatinews.com
Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru, menerima kunjungan silaturahmi dari Chairul S Matdiah di ruang kerja Gubernur. Pertemuan yang berlangsung di ruangan bernuansa kayu dan berhiaskan potret kenegaraan tersebut berjalan dalam suasana penuh kekeluargaan dan jauh dari kesan protokoler yang kaku.
Berbeda dengan agenda kedinasan pada umumnya yang sarat akan pembahasan kebijakan strategis daerah, audiensi kali ini diisi dengan diskusi ringan. Suasana keakraban terlihat jelas saat keduanya berbincang santai ditemani secangkir teh dan hidangan sederhana di atas meja.
Usai pertemuan, Chairul menyampaikan pandangannya mengenai sosok orang nomor satu di Sumatera Selatan tersebut. Menurutnya, diskusi ini memberikan perspektif mendalam mengenai sisi lain dari seorang kepala daerah yang humanis.
”Menjadi pemimpin itu ternyata bukan hanya soal membuat keputusan-keputusan besar atau merumuskan kebijakan di atas kertas. Dari beliau, saya belajar bahwa esensi kepemimpinan yang sesungguhnya adalah soal menjaga hubungan, mau mendengar, dan hadir untuk rakyat dengan hati,” ujar Chairul.
Chairul menilai bahwa kekuatan utama dari gaya kepemimpinan Herman Deru terletak pada komitmennya yang konsisten terhadap transparansi dan kesejahteraan daerah, serta kemampuan menjaga integritas di tengah dinamika pemerintahan yang kompleks.
Selain itu, keterbukaan dan sikap rendah hati Gubernur Herman Deru menjadi teladan penting bagi tata kelola pemerintahan yang bersih dan merakyat.
”Pak Herman Deru adalah contoh pemimpin yang konsisten menjaga integritas. Beliau menunjukkan bahwa transparansi dan keberpihakan pada kesejahteraan masyarakat luas harus selalu menjadi prioritas utama, tanpa perlu sekat formalitas yang menjauhkan pemimpin dari rakyatnya,” tegas Chairul.
Chairul menambahkan bahwa suasana santai dalam pertemuan tersebut membuktikan bahwa seorang pemimpin tetaplah manusia biasa yang membutuhkan ruang untuk bertukar pikiran secara hangat di luar ketatnya aktivitas birokrasi.
Merespons hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan pandangannya mengenai prinsip hidup dan tanggung jawab yang ia emban dalam memimpin daerah. Ia menekankan bahwa dinamika sebagai pemimpin harus dihadapi dengan fondasi rasa syukur yang besar.
“Hidup berharga bukan karena sempurna dan kaya, melainkan karena bersyukur, menghargai diri, dan menghargai hidup dengan tantangan,” tegas Herman Deru.
Pertemuan silaturahmi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang erat serta menyerap aspirasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan. #jay







