Palembang, Gajahmatinews.com
Jajaran Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan pers dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN).
Dalam pernyataan resminya, DPRD Sumsel menegaskan bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki peran krusial dalam mengawal pembangunan daerah serta menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
”Terima kasih kepada insan pers yang terus menyuarakan kebenaran, menjaga integritas, dan mencerdaskan bangsa,” bunyi pesan kolektif dari lembaga legislatif tersebut.
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie mengatakan, melalui peringatan HPN , DPRD Sumsel berharap sinergi antara legislatif dan media massa semakin kuat, terutama dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas demi kemajuan Bumi Sriwijaya.
“Pers adalah mitra strategis kami. Di tengah gempuran informasi yang begitu cepat, kita butuh jurnalisme yang sehat untuk meluruskan distorsi informasi di masyarakat,” ujar Andie.
Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jurnalis, khususnya yang bertugas di wilayah Sumatera Selatan. Bagi lembaga legislatif, keberadaan pers bukan sekadar peliput berita, melainkan mitra kritis yang memastikan roda pemerintahan berjalan di jalur yang benar.
”Integritas adalah mahkota dari seorang jurnalis. Kami berharap rekan-rekan media di Sumsel terus mempertahankan profesionalisme dalam mengawal kebijakan publik,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Sumsel lainnya
Ilyas Panji Alam mengatakan, pers memiliki fungsi edukasi yang luar biasa. Terima kasih telah menjadi bagian dari upaya mencerdaskan masyarakat Sumsel melalui pemberitaan yang objektif.
Sementara Wakil Ketua DPRD Sumsel
Raden Gempita mendukung penuh kebebasan pers yang bertanggung jawab.
“Teruslah berkarya dan jadilah penyambung lidah rakyat yang jujur dan berani,” katanya.
Hari Pers Nasional diperingati setiap tanggal 9 Februari. Tahun ini, Hari Pers Nasional 2026 jatuh pada Senin (9/2/2026). Peringatan ini merupakan bentuk penghormatan atas peran pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menandai hari berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 9 Februari 1946. (hms/ADV).






