Chairul di Mata Ridho Junaidi : Penampilan Perlente Tapi Suka Sedekah

Kehidupan masa kecil yang harus bekerja keras membuka warung untuk menjual kopi hangat di bawah jembatan Ampera, lalu jadi wartawan, dilanjutkan meniti karir sebagai pengacara. Kemudian terjun ke dunia politik hingga kini, bahkan pernah mengalami sakit serius hingga menjalani cangkok ginjal dan operasi jantung membuat Chairul komplet dalam menjalani kehidupan dari kesusahan menjadi kebahagiaan.

Saat ini Chairul hidup berbahagia dengan keluarga tercinta yakni istri Hj Anisah Mardin serta empat orang putra-putri (dr Dian Permatasari, Yeni Rosadamayanti, Muhammad Jaya Sahputra, dan Muhammad Rizki Prawira), dua orang mantu (Sayidina Umar dan Muhammad Ivandri), serta tiga orang cucu (Muhammad Sandi Al-Fatih, Muhammad Randi Al-Fajri, dan Muhammad Abyan).

Semua perjuangan dan lika-liku kehidupan dijalani dengan riang gembira, tak pernah terbersit dari seorang Chairul S Matdiah perasaan bersedih.

Bahkan selera humornya lumayan tinggi, sehingga membuat orang-orang disekelilingnya juga larut dalam kegembiraan.

Namun satu hal yang tak banyak diketahui orang adalah Chairul S Matdiah gemar bersedekah, dan diakuinya sedekah inilah yang membawanya dalam kehidupan bahagia hingga sekarang.

“Sedekah saya mulai sejak muda hingga sekarang, bahkan gaji saya sebagai anggota dewan saya gunakan untuk bersedekah, sedangkan kehidupan sehari-hari keluarga saya ambil dari pendapatan sebagai pengacara,” katanya berkisah kehidupannya saat dibincangi di kediamannya. (csm)

Pos terkait