Atasi Karhutla Sumsel, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Jajaran DPRD dan Pemprov Sumsel

KARHUTLA---Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sumsel Raden Gempita, mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, di Posko Utama Satgas Karhutla Provinsi Sumsel.

Palembang, Gajahmatinews.com

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Rapat penanganan darurat yang berlangsung intensif ini turut dihadiri oleh pimpinan DPRD Sumsel, jajaran Pemprov Sumsel, TNI-Polri, serta badan penanggulangan bencana daerah.

​Dalam pengarahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya respons cepat dan pemenuhan seluruh sarana pemadaman darurat di lapangan agar dampak asap tidak meluas.

​”Apa kesulitan Anda yang Anda butuhkan untuk segera menghilangkan kebakaran ini dan mencegah kebakaran yang akan datang?” tegas Presiden Prabowo Subianto di hadapan peserta rapat.

​Presiden memastikan bahwa pemerintah pusat akan mengerahkan armada bantuan tambahan ke Sumatera Selatan, mulai dari unit helikopter water bombing, 20 unit ekskavator untuk penyekatan kanal, hingga 500 unit mesin pompa air dan 100 unit kendaraan operasional pemadam.

​”Apa yang kalian butuhkan di lapangan, kita akan kerahkan. Semua peralatan pendukung segera dikirim ke Sumsel,” ujar Presiden Prabowo.

​Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sumsel Raden Gempita, SH, mengapresiasi perhatian besar Pemerintah Pusat yang turun langsung dalam penanganan bencana karhutla di wilayah Sumatera Selatan. Ia menilai dukungan personel serta armada peralatan darurat dari Presiden Prabowo akan meningkatkan efektivitas pemadaman di titik-titik rawan.

​”Kedatangan Bapak Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi ini menjadi dorongan moral sekaligus amunisi besar bagi tim penanggulangan di lapangan. DPRD Sumsel siap bersinergi dan mengawal pendistribusian serta efektivitas alat-alat pemadaman bantuan pusat agar segera menyasar ke area rawan karhutla,” kata Raden Gempita.

​Sementara itu, pimpinan DPRD Sumsel lainnya, Nopianto, juga menyoroti dampak serius pencemaran kabut asap terhadap kesehatan warga. Ia mengimbau koordinasi penanganan tidak hanya difokuskan pada pemadaman lahan, tetapi juga mitigasi kesehatan masyarakat.

​”Memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla ini harus menjadi perhatian bersama. Selain percepatan pemadaman titik api, kami meminta jajaran dinas kesehatan dan instansi terkait siaga memberikan layanan pengobatan gratis serta pembagian masker untuk mengantisipasi melonjaknya kasus ISPA di tengah masyarakat,” tegas Nopianto.

​Sinergi antara Pemerintah Pusat, DPRD Provinsi Sumsel, dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat menuntaskan pemadaman titik api secara menyeluruh serta mencegah timbulnya ancaman karhutla susulan. (hms/ADV).

Pos terkait