Palembang, Gajahmatinews.com
Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan perhatian serius terhadap masalah kesenjangan digital yang masih terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Secara khusus, Komisi I mendesak agar pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Simpang Lima segera dituntaskan guna mendukung akses komunikasi masyarakat.
Hal ini menjadi poin utama dalam hasil kunjungan kerja (kunker) pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Sumsel ke Kabupaten PALI baru-baru ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau infrastruktur telekomunikasi serta menyerap aspirasi masyarakat terkait kendala jaringan di wilayah strategis tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi I menemukan bahwa kawasan Simpang Lima yang merupakan salah satu titik krusial bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di PALI, ternyata masih mengalami kendala sinyal yang cukup parah.
“Sangat disayangkan, di era digitalisasi ini masih ada kawasan strategis di PALI yang masuk kategori blank spot. Kami mendesak pihak terkait, baik itu Dinas Kominfo maupun provider seluler, untuk segera merealisasikan pembangunan BTS di Simpang Lima,” ujar perwakilan Anggota Komisi I DPRD Sumsel Chairul S Matdiah, Kamis (22/1/2026).
Belum tersedianya jaringan komunikasi yang stabil di wilayah tersebut dinilai menghambat banyak sektor, di antaranya sulitnya akses bagi siswa dan guru dalam menjalankan program belajar berbasis daring.
Terhambatnya transaksi keuangan digital bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi dan kendala dalam koordinasi cepat jika terjadi situasi darurat di jalanan.
Komisi I DPRD Sumsel berkomitmen untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas. Beberapa langkah yang akan diambil pasca-kunjungan ini antara lain:
Melakukan pertemuan dengan Dinas Kominfo Provinsi Sumsel dan Kementerian Kominfo untuk memprioritaskan alokasi infrastruktur di PALI. Meminta komitmen operator seluler untuk memperluas jangkauan sinyal di wilayah pelosok dan strategis Sumsel. Memastikan anggaran pembangunan infrastruktur pendukung komunikasi terserap dengan tepat sasaran.
“Target kami adalah tidak ada lagi daerah di Sumsel, termasuk PALI, yang terisolasi secara informasi. Pembangunan BTS di Simpang Lima bukan lagi sekadar keinginan, tapi kebutuhan mendesak bagi rakyat,” tegas Chairul.
DPRD Sumsel berharap pembangunan ini dapat dimulai dalam waktu dekat agar masyarakat segera merasakan manfaat dari kemajuan teknologi informasi yang merata. (hms/ADV).






