Palembang, Gajahmatinews.com
Polemik penggunaan helikopter oleh Gubernur Sumsel HmHerman Deru akhirnya terang. Tuduhan pemborosan anggaran daerah ternyata salah sasaran.
Fakta: Anggaran Warisan Pj Gubernur Elen Setiadi
Anggota DPRD Sumsel Chairul S Matdiah menegaskan, anggaran helikopter 2025 bukan usulan Herman Deru. Itu produk kebijakan Pj Gubernur sebelumnya Elen Setiadi.
“Perlu kami luruskan, anggaran helikopter tahun 2025 itu adalah produk usulan Pj Gubernur Sumsel sebelumnya. Pak Herman Deru hanya menjalankan ketetapan yang sudah ada dalam struktur anggaran yang diwariskan,”_ujar Chairul, Senin (11/5/2026).
Data SIRUP: Anggaran disusun masa transisi. Elen Setiadi menjabat Pj Gubernur 24 Juni 2024 – 20 Februari 2025. Dilantik Mendagri Tito Karnavian gantikan Agus Fatoni yang pindah ke Sumut. Herman Deru dilantik 20 Februari 2025. Rencana operasional helikopter masuk sistem birokrasi jauh sebelum Herman Deru dilantik.
Komitmen 2026: Tidak Ada Uang Rakyat untuk Helikopter
Chairul mengatakan, langkah tegas Herman Deru untuk APBD 2026.
“Untuk tahun 2026, Pak Herman Deru sudah menyatakan tidak ada lagi uang rakyat untuk helikopter. Jika harus terbang ke daerah terpencil karena urusan mendesak, beliau menggunakan dana operasional pribadi. Ini bukti beliau tidak ingin membebani kas daerah,” tegas Chairul.
Logika Geografis Sumsel: 91.592 km²
Chairul beberkan alasan rasional. Luas Sumsel 91.592 km², lebih luas dari gabungan Jabar + Jateng + Banten + DKI Jakarta. Bentang alam: perairan, rawa, hutan. Banyak titik tidak bisa cepat lewat darat.
“Kalau di Pulau Jawa jarak terjauh hanya Pangandaran, Pelabuhan Ratu dan Cirebon. Sementara Sumsel, jarak pusat kota rata-rata ratusan kilometer, 4-8 jam waktu tempuh. Contoh acara HUT Kota Lubuklinggau dan Prabumulih, mana mungkin ditempuh jalan darat dalam waktu dua jam. Jadi, logika yang diperlukan, bukan negative thinking,”_kritik Chairul.
Palembang ke Musi Banyuasin atau Muara Enim: 6-8 jam darat. Helikopter: hitungan menit. Gubernur sering 2-3 agenda di lokasi berjauhan dalam sehari.
“Gubernur adalah wajah provinsi. Bagaimana mungkin pelayanan publik bisa cepat jika pemimpinnya habis waktu 16 jam di jalan hanya untuk satu lokasi? Helikopter memangkas waktu menjadi hitungan menit, memungkinkan Gubernur hadir di tiga titik pelosok dalam sehari,”_ tambah Chairul.
Helikopter = Kehadiran Negara di Pelosok
Tanpa mobilitas udara, warga pedalaman jarang sentuhan langsung pemimpinnya. Topografi rawa dan perairan Sumsel bikin helikopter bukan gaya hidup mewah, tapi alat kerja.
“Sikap Pak Herman Deru yang meneruskan anggaran warisan Pj Gubernur di 2025 dan beralih ke dana pribadi di 2026 adalah bentuk profesionalisme tertinggi. Beliau tetap menjaga mobilitas tinggi demi rakyat tanpa harus menguras uang rakyat,” pungkas politisi Demokrat tersebut.
Data vs Opini
Chairul tidak bela dengan retorika. Dia buka data SIRUP, tanggal pelantikan Elen Setiadi, luas wilayah 91.592 km². Lawan hoax pakai fakta.
Loyalitas Tanpa Buta
Dia akui 2025 memang pakai APBD, tapi jelaskan itu warisan. Lalu tunjukkan komitmen Herman Deru 2026 pakai dana pribadi. Jujur + solutif.
Jaga Marwah Lembaga
“Gubernur adalah wajah provinsi”. Chairul bela bukan pribadi Herman Deru, tapi bela fungsi gubernur sebagai simbol kehadiran negara
Sasaran
Membela Gubernur dari Kritik Helikopter







